Kebekuan menggantung di udara
angin tajam menoreh tulang
deras hujan samarkan suara
bunyi perih dalam lidah terkekang
Habis sudah rangkaian kata
tersendat di tiap titik
berjuang untuk tersambung
tiada cara tuk jadi utuh
walau lengkap akhirnya pun hilang makna
Lari
terus mencari,
sepotong hati yang tlah pergi
entah kembali
tak henti menari,
hingga pagi menanti mati
Terbang,
sayap di sekujur punggung,
kepak kuat meregang
temani tangis jatuh di ujung bingung
nyawa seakan tak terpegang,
melayang limbung
Sesosok tubuh berjalan pelan
menatap nanar di pelukan kenangan
luruh dalam kepasrahan
Dititipkannya cemas pada rembulan
diikatnya dendam pada hujan
Bila cahaya tiba
biarlah segala reda
Berdiri di akhir-awal masa
Bawa sepenuh asa di kaki yang Kuasa
"Ia rindu...
rindu Bapa
rindu pulang
rindu kasih menggenggam hati....."